Kebanyakan orang menggunakan benang gigi untuk menghilangkan partikel makanan yang terlihat tersangkut di antara gigi mereka, namun tujuan sebenarnya jauh lebih dalam. Flossing dirancang untuk mengganggu penumpukan plak di sepanjang garis gusi dan di ruang sempit di antara gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi. Jika dilakukan secara tidak benar, flossing dapat menghilangkan plak sepenuhnya, meninggalkan bakteri menumpuk dan akhirnya berkontribusi pada peradangan gusi, gigi berlubang, dan bahkan resesi gusi seiring berjalannya waktu. Menggunakan alat pencabut benang tanpa teknik yang benar sering kali memberikan rasa aman yang salah kepada orang-orang, karena mereka merasa seperti sedang membersihkan sela-sela gigi meskipun gerakan tersebut tidak benar-benar menghilangkan penumpukan yang menyebabkan masalah gigi jangka panjang. Memahami teknik yang benar mengubah flossing dari kebiasaan cepat menjadi bagian efektif dari rutinitas perawatan mulut Anda.
Floss pick sangat populer karena nyaman dan mudah untuk bermanuver dibandingkan string floss tradisional, namun desainnya mengarahkan banyak orang ke dalam kebiasaan yang mengurangi efektivitasnya. Mengenali kesalahan umum ini adalah langkah pertama untuk memperbaikinya.
Menggunakan a pemetik benang secara efektif membutuhkan gerakan yang lebih lambat dan lebih disengaja daripada yang biasa dilakukan kebanyakan orang. Mulailah dengan mengarahkan benang secara perlahan di antara dua gigi menggunakan gerakan menggergaji sedikit ke depan dan ke belakang, bukan memaksanya lurus ke bawah, sehingga membantu menghindari tersangkutnya benang ke dalam jaringan gusi. Setelah benang mencapai garis gusi, lengkungkan benang menjadi bentuk C pada sisi salah satu gigi dan geser perlahan ke atas dan ke bawah dua atau tiga kali untuk membersihkan plak di sepanjang permukaan tersebut. Ulangi gerakan melengkung yang sama pada gigi di sebelahnya sebelum memindahkan pick ke celah berikutnya. Ini berarti setiap ruang di antara dua gigi sebenarnya memerlukan pembersihan pada dua permukaan berbeda, bukan hanya satu kali pembersihan cepat di tengahnya.
Gigi geraham di bagian belakang mulut sering kali paling diabaikan saat melakukan flossing karena lebih sulit dijangkau dan dilihat. Miringkan sedikit gagang pemetik benang dan putar kepala Anda ke samping di cermin untuk mendapatkan sudut yang lebih jelas pada permukaan belakang ini. Akan membantu jika Anda membuka mulut lebih lebar dari yang biasanya dan menggunakan jari Anda untuk menarik pipi Anda dengan lembut, sehingga memberikan lebih banyak ruang bagi pick untuk bermanuver tanpa mengenai bagian dalam pipi Anda. Jika floss pick standar terasa terlalu kaku untuk diposisikan dengan tepat di bagian belakang, carilah pick dengan leher yang ramping dan fleksibel, karena floss pick ini dirancang khusus untuk membengkokkan dan menjangkau gigi geraham dengan lebih nyaman.
Baik floss pick maupun string floss tradisional bisa efektif jika digunakan dengan benar, namun masing-masing memiliki konsekuensi yang perlu dipahami sebelum memilih mana yang paling sesuai dengan rutinitas Anda.
| Fitur | Floss Picks | Benang Tali Tradisional |
| Kemudahan Penggunaan | Lebih mudah untuk pemula dan penggunaan satu tangan | Memerlukan ketangkasan tangan yang lebih |
| Jangkau Gigi Belakang | Dapat dibatasi oleh bentuk pick | Kontrol penuh atas sudut dan panjang |
| Bagian Segar Per Gigi | Bagian tetap, tidak dapat memajukan benang | Dapat memutar ke bagian yang bersih setiap saat |
| Portabilitas | Sangat nyaman untuk bepergian atau digunakan saat bepergian | Membutuhkan dispenser, kurang portable |
Mulut Anda sering kali memberikan sinyal yang jelas ketika teknik flossing perlu disesuaikan. Gusi berdarah saat menggunakan benang gigi biasanya disalahartikan sebagai tanda bahwa Anda jarang menggunakan benang gigi, namun hal ini sering kali merupakan indikasi peradangan gusi yang disebabkan oleh plak yang belum dibersihkan dengan benar, dan pendarahan biasanya berkurang dalam waktu satu atau dua minggu setelah menggunakan benang gigi secara lembut dan konsisten. Bau mulut yang terus-menerus meskipun sudah menyikat gigi secara teratur juga bisa menunjukkan hilangnya plak di sela-sela gigi yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi saja. Jika benang gigi terus-menerus robek atau tersangkut di tempat yang sama, hal ini mungkin menunjukkan tepi tambalan yang kasar atau adanya rongga yang memerlukan perhatian dokter gigi, bukan masalah teknis. Memperhatikan sinyal-sinyal ini membantu Anda mengetahui masalah teknis dan potensi masalah gigi sejak dini.
Teknik hanya penting jika menjadi kebiasaan sehari-hari yang konsisten, dan banyak orang lebih kesulitan dalam menjaga konsistensi dibandingkan dengan mekanisme membersihkan gigi dengan benang itu sendiri. Membersihkan gigi dengan benang sekali sehari, idealnya sebelum menyikat gigi di malam hari, memberi Anda kesempatan untuk membersihkan penumpukan plak di siang hari sebelum sempat mengeras dalam semalam. Menyimpan benang gigi di tempat yang terlihat dan mudah dijangkau, seperti di samping sikat gigi atau di wadah kecil di meja, akan menghilangkan gesekan yang sering menyebabkan orang melewatkan langkah tersebut. Menggabungkan flossing dengan kebiasaan yang sudah ada, seperti setelah makan malam atau selama rutinitas perawatan kulit malam hari, juga dapat membantu memperkuatnya sebagai bagian otomatis dari hari Anda dan bukan sebagai langkah tambahan opsional.