Berapa kali Anda bisa menggunakan benang gigi?

Pengertian Stik Benang Gigi dan Umurnya

Stik benang gigi, juga dikenal sebagai pemetik benang gigi, kini semakin populer sebagai alternatif pengganti benang benang tradisional. Perangkat genggam ini dilengkapi dengan sepotong kecil benang gigi yang direntangkan di antara dua gigi, sehingga memudahkan Anda menjangkau bagian belakang gigi dan menjaga kebersihan mulut saat bepergian. Namun, salah satu pertanyaan paling umum yang diajukan pengguna adalah apakah alat ini dapat digunakan kembali atau apakah alat tersebut hanya sekali pakai. Jawabannya tidak sesederhana yang Anda bayangkan, dan memahami penggunaan yang tepat dapat berdampak signifikan pada kesehatan mulut dan dompet Anda.

Rekomendasi pabrikan untuk benang gigi biasanya hanya sekali pakai. Artinya, setelah Anda membersihkan sela-sela gigi, benang gigi harus dibuang. Pedoman ini ada karena beberapa alasan penting terkait kebersihan, efektivitas, dan keamanan. Namun, kenyataan tentang cara orang menggunakan produk ini sering kali berbeda dari rekomendasi resmi, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang batasan praktis penggunaan kembali alat yang mudah digunakan ini.

Rekomendasi Resmi: Sekali Pakai Saja

Para profesional dan produsen gigi secara universal merekomendasikan penggunaan masing-masing produk tongkat benang gigi hanya sekali sebelum dibuang. Rekomendasi ini didasarkan pada beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas proses pembersihan dan kesehatan mulut Anda secara keseluruhan. Saat Anda menggunakan benang gigi, ia mengumpulkan bakteri, partikel makanan, dan plak dari sela-sela gigi Anda. Menggunakan kembali tongkat yang sama berarti berpotensi mendistribusikan kembali zat-zat berbahaya ini kembali ke mulut Anda pada penggunaan berikutnya.

American Dental Association menekankan bahwa flossing harus menghilangkan kotoran dan plak, bukan menyebarkannya. Setelah benang gigi digunakan, bagian benang gigi akan terkontaminasi dengan bakteri mulut, termasuk spesies yang berpotensi membahayakan seperti Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis. Bakteri ini dapat berkembang biak pada benang gigi bekas, terutama jika disimpan di lingkungan kamar mandi yang lembab, sehingga berpotensi menjadi sarana masuknya kembali bakteri ke dalam mulut Anda.

Mengapa Orang Mempertimbangkan untuk Menggunakan Kembali Floss Sticks

Meskipun ada rekomendasi resmi, banyak orang mempertimbangkan atau benar-benar menggunakan kembali benang gigi karena berbagai alasan. Memahami motivasi ini membantu mengatasi permasalahan mendasar sekaligus mendorong praktik kebersihan mulut yang lebih baik.

  • Pertimbangan ekonomi: Benang gigi bisa mahal jika digunakan setiap hari dan dibuang setelah digunakan, sehingga menyebabkan beberapa pengguna mencari cara untuk meningkatkan nilainya.
  • Masalah lingkungan: Produk plastik sekali pakai berkontribusi terhadap limbah, dan konsumen yang sadar lingkungan mungkin merasa bersalah karena membuangnya setiap hari
  • Kenyamanan: Saat bepergian atau dalam situasi di mana tongkat pengganti tidak tersedia, penggunaan kembali menjadi hal yang menggiurkan
  • Daya tahan yang dirasakan: Benang gigi dan gagang plastik sering kali tampak utuh setelah digunakan, sehingga membuat orang percaya bahwa benang tersebut dapat digunakan kembali

Risiko Kesehatan Terkait dengan Penggunaan Kembali Floss Sticks

Menggunakan kembali benang gigi membawa beberapa potensi risiko kesehatan yang lebih besar daripada manfaat yang dirasakan. Memahami risiko-risiko ini sangat penting untuk membuat keputusan mengenai rutinitas kebersihan mulut Anda.

50 Pieces Per Box High Tensile Strength Dental Floss Sticks

Kontaminasi dan Reintroduksi Bakteri

Masalah utama dalam penggunaan kembali benang gigi adalah kontaminasi bakteri. Setelah penggunaan pertama, benang gigi menjadi tempat berkembang biaknya bakteri mulut. Penelitian telah menunjukkan bahwa bakteri dapat bertahan hidup pada instrumen gigi untuk waktu yang lama, terutama di lingkungan lembab seperti kamar mandi. Saat Anda menggunakan kembali benang gigi yang terkontaminasi, pada dasarnya Anda memasukkan kembali bakteri tersebut ke area lain di mulut Anda, sehingga berpotensi menyebarkan mikroorganisme berbahaya dari satu permukaan gigi ke permukaan gigi lainnya atau bahkan dari atas garis gusi ke bawah, sehingga bakteri tersebut dapat menyebabkan masalah yang lebih serius.

Mengurangi Efektivitas Pembersihan

Flos stick bekas menjadi kurang efektif dalam menghilangkan plak dan kotoran. Bagian benang gigi dapat terkoyak, melar, atau terlapisi residu dari penggunaan sebelumnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk membersihkan sela-sela gigi dengan baik. Selain itu, ketegangan pada benang gigi dapat menurun setelah penggunaan pertama, sehingga kurang mampu melakukan gerakan menggergaji lembut yang diperlukan untuk menghilangkan plak secara efektif. Berkurangnya efektivitas ini berarti Anda mungkin berpikir Anda menjaga kebersihan mulut dengan baik padahal sebenarnya Anda meninggalkan plak berbahaya.

Kerusakan Fisik pada Gusi

Benang gigi yang rusak atau rusak akibat penggunaan tongkat yang digunakan kembali sebenarnya lebih berbahaya daripada manfaatnya. Benang gigi yang rusak kemungkinan besar akan tersangkut pada gigi, patah secara tiba-tiba, atau menimbulkan tepian kasar yang dapat mengiritasi atau melukai jaringan halus gusi. Benang gigi baru meluncur mulus di antara gigi, sedangkan benang gigi bekas mungkin memerlukan tenaga lebih, sehingga meningkatkan risiko trauma pada gusi dan berpotensi menyebabkan peradangan, pendarahan, atau resesi seiring berjalannya waktu.

Tanda-Tanda Bahwa Floss Stick Tidak Boleh Digunakan Kembali

Jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakan kembali benang gigi meskipun ada rekomendasi yang melarangnya, indikator tertentu yang jelas harus benar-benar mencegah penggunaan kembali. Mengenali tanda-tanda ini penting untuk menjaga standar kebersihan dasar.

Tanda Peringatan Mengapa Itu Penting
Partikel atau serpihan makanan yang terlihat Menunjukkan kontaminasi yang akan menyebarkan bakteri
Benang yang terkelupas atau patah Tidak dapat membersihkan secara efektif dan dapat merusak gusi
Hilangnya ketegangan benang Mengurangi efektivitas pembersihan secara signifikan
Perubahan warna benang Menunjukkan penumpukan plak dan bakteri
Darah pada benang atau pick Menciptakan biohazard dan risiko infeksi
Pegangan rusak atau bengkok Mempengaruhi kemampuan memposisikan dan menggunakan benang gigi dengan benar

Realitas Berbagai Kegunaan Dalam Satu Sesi Flossing

Penting untuk membedakan antara menggunakan kembali floss stick pada hari yang berbeda dan menggunakannya beberapa kali dalam satu sesi flossing. Meskipun menggunakan tongkat yang sama selama satu kali rutinitas flossing adalah praktik standar, ada beberapa kebingungan mengenai apakah Anda harus menggunakan tongkat yang berbeda untuk area mulut yang berbeda selama sesi yang sama.

Selama satu sesi flossing, penggunaan benang gigi yang sama dapat diterima dan diharapkan untuk membersihkan sela-sela gigi Anda. Anda harus bekerja secara sistematis di sekitar mulut Anda, membersihkan setiap ruang interdental satu kali. Namun, beberapa ahli gigi menyarankan untuk membilas benang gigi dengan air mengalir jika terdapat banyak kotoran selama sesi tersebut, meskipun ini adalah tindakan sementara untuk penggunaan yang sama, dan bukan merupakan rekomendasi untuk menggunakan kembali tongkat tersebut pada kesempatan lain.

Alternatif Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

Jika masalah biaya atau dampak lingkungan mendorong Anda untuk mempertimbangkan penggunaan kembali benang gigi, ada beberapa alternatif yang lebih baik untuk mengatasi masalah ini tanpa mengorbankan kesehatan mulut.

Benang Tali Tradisional

Benang gigi tradisional dalam dispenser jauh lebih ekonomis dibandingkan benang gigi. Satu wadah dapat menyediakan pembersihan gigi selama berbulan-bulan setiap hari dengan biaya yang lebih murah per penggunaan. Meskipun memerlukan ketangkasan lebih untuk menggunakannya secara efektif, kebanyakan orang dapat menguasai teknik ini dengan latihan. Benang benang juga menghasilkan lebih sedikit sampah plastik karena Anda hanya membuang sisa benang benang, bukan seluruh pegangan plastiknya setiap kali membuangnya.

Tempat Benang yang Dapat Digunakan Kembali

Tempat benang gigi yang dapat digunakan kembali menawarkan jalan tengah antara benang gigi sekali pakai dan benang benang tradisional. Perangkat ini memiliki pegangan permanen dengan bagian benang yang dapat diganti. Anda dapat memasukkan benang baru ke dalam wadahnya setiap kali digunakan, menjaga kebersihan sekaligus mengurangi sampah plastik dan biaya jangka panjang. Pegangannya dapat dicuci dan disterilkan setiap kali digunakan, memberikan kenyamanan seperti benang gigi tanpa dampak lingkungan.

Flosser Air

Flosser air mewakili investasi awal yang lebih besar namun bisa sangat hemat biaya seiring berjalannya waktu. Perangkat ini menggunakan air bertekanan untuk membersihkan sela-sela gigi dan tidak memerlukan komponen sekali pakai selain penggantian ujung sesekali. Alat ini sangat berguna bagi orang yang menggunakan kawat gigi, perawatan gigi, atau masalah ketangkasan yang membuat proses flossing tradisional menjadi sulit.

Praktik Pembuangan dan Kebersihan yang Benar

Jika Anda menggunakan benang gigi sekali pakai, pembuangan yang benar penting dilakukan karena alasan kebersihan dan lingkungan. Setelah digunakan, benang gigi sebaiknya dibungkus dengan tisu atau langsung dimasukkan ke tempat sampah yang berpenutup. Jangan tinggalkan benang gigi bekas di meja kamar mandi karena dapat menampung dan menyebarkan bakteri. Dalam situasi tempat tinggal bersama, pembuangan yang benar sangat penting untuk mencegah kontaminasi silang.

Beberapa pengguna mencoba membersihkan benang gigi untuk digunakan kembali dengan membilasnya menggunakan obat kumur atau air panas, atau bahkan memasukkannya ke dalam mesin pencuci piring atau pembersih UV. Namun, metode ini tidak direkomendasikan oleh ahli gigi profesional. Bahan benangnya sendiri akan rusak seiring penggunaan dan tidak dapat dipulihkan secara efektif, dan gagang plastik dapat menampung bakteri di celah mikroskopis yang tidak dapat dijangkau oleh metode pembersihan standar. Pembersihan sebanyak apa pun tidak dapat mengembalikan benang gigi bekas ke kondisi higienis seperti yang baru.

Membuat Pilihan Tepat untuk Kesehatan Mulut Anda

Intinya jelas: benang gigi dirancang untuk sekali pakai, dan rekomendasi ini didasarkan pada alasan ilmiah dan medis yang masuk akal. Meskipun pegangan plastik secara fisik dapat digunakan berkali-kali, bagian benang gigi menjadi terkontaminasi dan kurang efektif setelah penggunaan pertama. Menggunakan kembali benang gigi, meskipun hanya sekali, dapat membahayakan kesehatan mulut Anda dengan menyebarkan bakteri dan mengurangi efektivitas pembersihan.

Jika masalah anggaran atau lingkungan membuat benang gigi sekali pakai tidak praktis bagi Anda, mencari alternatif seperti benang benang tradisional, tempat benang gigi yang dapat digunakan kembali, atau benang gigi air adalah solusi yang jauh lebih baik daripada mencoba menggunakan kembali benang gigi sekali pakai. Kesehatan mulut Anda adalah investasi bagi kesejahteraan Anda secara keseluruhan, dan memilih metode flossing yang tepat adalah bagian penting dari investasi tersebut. Dengan menggunakan alat flossing sebagaimana mestinya dan menjaga praktik kebersihan mulut yang baik, Anda akan melindungi gigi dan gusi Anda sekaligus menghindari potensi komplikasi yang timbul dari penggunaan peralatan flossing yang terkontaminasi atau rusak.

Ingatlah bahwa flossing yang efektif adalah soal kualitas, bukan hanya frekuensi. Menggunakan alat flossing yang baru dan bersih dengan benar sekali sehari jauh lebih bermanfaat dibandingkan menggunakan alat yang terkontaminasi atau rusak berkali-kali. Jika ragu tentang aspek apa pun dari rutinitas kebersihan mulut Anda, konsultasikan dengan dokter gigi atau ahli kesehatan gigi Anda, yang dapat memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi berdasarkan kebutuhan dan keadaan gigi spesifik Anda.